Menonton Film Indonesia Dengan Legal dan Tak Mahal



Bulan Juli ini ada dua kabar baik untuk pecinta film. Ada tiga sih sebetulnya. Yang pertama, tentu saja berbahagianya para pengguna layanan Internet di bawah naungan Telkom karena blokir untuk Netflix akhirnya dibuka. Sebelum yang kedua, saya loncat dulu ke poin ketiga, yaitu kembali dibukanya bioskop pada 29 Juli nanti. Bagaimana, sudah berani datang ke bioskop kah?

Nah poin kedua ini berita baik untuk pecinta fim indonesia. Telah hadir layanan baru untuk menikmati film Indonesia. Bioskop online namanya. Sebelum membahas apa itu itu bioskop online, saya mau membuat singkatannya dulu. Jelas gak akan disingkat BO, karena.... ya begitu lah. Saya singkat jadi bioskol aja ya. Bioskol ini bukan layanan pertama yang menayangkan film Indonesia, tentunya. Karena seperti yang kita tahu, sebelumnya sudah ada iflix, vidio, netflix, dan (alm) Hooq. Lalu, kenapa bioskol layak dicoba? Salah satu jawabannya karena pilihan filmnya. Memang masih sedikit, wajar karena baru launching juga. Bertahap, gan. Nah di bulan Juli ini, pilihan-pilihan filmnya masuk kategori 'wah boljug nich'. Film-film yang sebelumnya sangat sulit diakses.


Saya langsung cerita pengalaman saya mendaftar aja ya. Sekadar informasi, untuk sementara ini bioskol hanya bisa diakses lewat laptop menggunakam browser Chrome. Anak Opera Mini mohon minggir dulu. Pertama, kita masuk ke bioskoponline.com. Setelah itu, klik Member di bagian kanan atas. Di halaman ini kita akan membuat akun. Kalau yang sudah punya akun ya tinggal login. Saat mendaftar, kita diminta memasukkan nama, email dan password. Setelah itu kita akan menerima email verifikasi. Di bagian ini, emailnya lamaaaaaaaaaa banget masuknya. Setelah di verifikasi, kita bisa langsung menikmati layanan ini.


Pilih film yang kita ingin tonton. Lalu, kita diarahkan ke halaman pembayaran. Saya sendiri mencoba menonton film Mobil Bekas Dan Kisah - Kisah Dalam Putaran. Masuk ke halaman pembayaran, pilihan pembayaran yang disediakan cukup beragam. Standar lah ya Go-pay, Link aja, Ovo, Dana. Gak ada 'talangin dulu ya'. Saya pilih Link aja karena punya saldo bonus abis bayar bpjs. Harga sewa filmnya beragam. Ada yang 5000 dan 10000 kalau tidak salah. Film Mobil Bekas sendiri harga aslinya 10000, namun saya cukup bayar 5000 saja (belum ppn).


Nah, karena film yang saya pilih ratingnya 17+,saya diminta memasukkan tanggal lahir dulu untuk memastikan saya sudah 17 tahun. Selesai. Segampamg itu menonton film indonesia legal dan murah.



Menarik ditunggu, film-film apa lagi yang akan mereka suguhkan  kedepannya dan akankah mereka bertahan dalam persaingan. Harapan saya semoga kedepannya lebih gampang diakses di berbagai media, tak terbatas laptop.

Hidup film Indonesia. Hidup Jadey Anh.

2 comments:

  1. Keren kak, ini berita yg sudah lama Saya tunggu. Salam panah hijau #ehh

    ReplyDelete

Powered by Blogger.