Tuesday, March 19, 2019

Hidup ala Suneo

sumber: doraemon.fandom.com

Di Twitter, saya menemukan satu gambar yang bagus. Tak hanya bisa membuka memori masa kecil, juga bisa jadi alat perdamaian.


Ya, betul. Suneo dan Giant. Saya mentonton kartun Doraemon di tv, tapi tidak membaca komiknya. Jadi saya kurang tahu gambar diatas itu percakapan asli mereka atau hasil editan.

Lalu, bagaimana potongan komik bisa menjelma menjadi alat perdamaian? Sederhana, anggap Giant adalah jempol kita yang siap mengomentari apapun tanpa peduli yang dikomentari akan merasa sakit hati. Dan Suneo berperan sebagai filter atas pertanyaan-pertanyaan Giant. 

Contoh, saat ingin berkomentar macam-macam atas masalah Gading Gisel, segera tahan dengan 'ya itukan terserah mereka'. 

Pertanyaan-pertanyaan lain macam 'kenapa dia belum punya anak?', kenapa betah LDR-an, istrinya cantik suaminya kok gitu, kenapa anaknya gk divaksin, kenapa rambut Kim Jong Un begitu, dan ratusan kenapa-kenapa yang lain, semua bisa dicegah jika kita sudah bisa hidup ala Suneo. 

Saya pun masih belajar hidup ala Suneo, jadi kalau menemukan saya berkomentar yang aneh-aneh, mohon diingatkan 😁.

Mari #HidupAlaSuneo 






0 comments:

Post a Comment