(bukan) Inspirasi Indonesia

Saturday, October 20, 2018

FPL Gameweek 8: Lupa Tak Berarti Bencana


Musim ini, saya coba membiasakan diri update FPL jauh-jauh hari sebelum deadline. Antisipasi lupa dan biar gak buru-buru mikirnya. Biar gk panic buying. Haha.

Gameweek 8 ini, entah kenapa dan gimana ceritanya kebiasaan itu tak dilanjutkan. Akibatnya benar saja, lupa update. Faktor lain lupa update ini ya gara-gara ada kick off di Sabtu dini hari.

Alhasil skuat di Gameweek 8 ini sama persis dangan minggu sebelumnya. Duo Cardiff dan duo Wolves mengisi skuat. Pasrah level dewa.

Tak disangka tak diduga, hasil diluar dugaan. Wilson 14 poin, tokcer. Hazard 14 poin, tokcer. Etheridge yang biasanya memble sekarang dapet 3 poin, lumayan lah ya. Kesalahan pekan ini ada dua. Kapten di tangan Aguero dan gak ngaktifin chip benchboost. Jika benchboost saya aktifkan, ada 24 poin yang bisa bikin makin melesat.



Tapi ya gimana mau aktifin chip, update aja nggk. Gameweek 9 nanti, update jangan ya? Haha

Friday, October 19, 2018

FPL Gameweek 7: Menukik (lagi)


Jatah satu transfer tak saya pakai. Ceritanya percaya dengan skuat gameweek 6 yang poinnya lumayan. Dari tiga pemain Pool di skuat, saya cadangkan dua biji. Alisson dan Robertson saya tepikan. Alasannya jelas, lawannya calon juara Liga Inggris musim ini.

Sebagai ganti duo Pool itu, duo Cardiff naik. Etheridge dan Morisson mengisi sebelas pertama. Kapten masih di tangan Aguero, ditemani dua penyerang medioker, Wilson dan Jimenez.

Etheridge tampil memble. Seperti biasa. Kehebatannya di tiga gameweek awal ternyata hanya keberuntungan. Cuma satu poin diraih kiper Filipina ini. Sama dengan Morisson, Vertonghen, Fraser, dan Mane.


Total cuma dapet 46 poin. Syuram.

Thursday, September 27, 2018

Searching, Kursor Bernyawa dan 3 Pelajaran Berharga Bagi Orang Tua


Judulnya lumayan panjang, bukan?

Akhirnya masih sempat menonton film ini. Capek. Itu kesimpulannya. Capek nebak-nebak siapa pelakunya. Nebak ini, eh salah. Nebak itu, salah juga. Untung gak tebak-tebak buah manggis.

Walau bergenre thriller, film ini langsung melempar komedi di awal. Wallpaper ikonik Windows muncul di layar bioskop segede gaban. John Cho, yang berperan sebagai David Kim mendapat porsi paling besar dalam film ini. Namun ada satu peran lain yang lumayan menonjol, yaitu kursor mouse. Dalam banyak scene, peran kursor begitu melekat, bagai memiliki nyawa. Paling terlihat saat David sedang mengunggah file-file video kenangan anaknya ke MemorialOne, sebuah jasa pemakaman. Diperlihatkan, David melalui kursor berada dalam kebingungan apakah akan memasukkan file video 'best dad ever', yang ironisnya ia sedang merasa sebagai ayah yang gagal karena belum mengenal anaknya lebih jauh. Pada akhirnya, video tersebut dihapus dan seketika dimusnahkan dari recycle bin.

Bagi orang tua, film ini memberikan banyak nilai yang bisa diambil untuk mendidik dan membesarkan anak di era digital.

1. Jangan gaptek
Sepanjang film, David diperlihatkan sebagai ayah yang melek teknologi. Teknologi yang dia manfaatkan untuk mengumpulkan petunjuk demi petunjuk tentang keberadaan anaknya, Margot. Dari yang mainstream macam email, youtube, facebook, instagram, hingga yang masih agak asing sepeti Youcast, Venmo. Gak ada tuh adegan David mengetik di Google, "apa itu youcast" atau "apa agama detektif Vick".

2. Buat email yang benar
Saya beberapa kali diminta bantuan untuk membuat sebuah akun media sosial, yang tentu mengharuskan punya email dan password. Saat saya tanya apa emailnya, dia menjawab, "kalau gak salah, bla bla bla bla". Kata "kalau gak salah" pertanda dia tak yakin apa benar itu emailnya. Lebih parah saat ditanya password, dengan enteng dia menjawab, "lupa euy".

Film ini seolah menampar orang-orang seperti itu. Email dan password itu sangat penting. aAngan asal. Saat David hendak membuka facebook Margot untuk mencari tahu teman-teman anaknya, masalah muncul saat ia tak mengetahui passwordnya. Karena dia Anti Gaptek Gaptek Club, ia menelusuri dengan tombol standar, "lupa password". Di halaman lupa password itu, Margot menulis email ibunya, Pamela sebagai email alternatif. Beberapa prosedur dijalani David hingga akhirnya ia bisa membuat password baru dan membuka facebook Margot. Bayangkan jika Margot menulis edyrahmayadi@gmail.com sebagai email alternatif. Kan berabe.

3. Komunikasi
Diceritakan bahwa David mendaftarkan anaknya les piano. Namun ternyata Margot membatalkan les tersebut tanpa sepengetahuan ayahnya. Ayahnya mengetahui kelakuan anaknya tersebut dari Peter, adiknya, yang mencekoki Margot ganja. Padahal, alasannya sederhana. Tiap ia melihat piano, ia selalu teringat ibunya. Alasan yang bisa diketahui David jika ia mau mengobrol dengan anaknya sambil menyeruput bintang sobo, alih-alih dicekoki ganja.

Mungkin itu tiga hal yang bisa jadi pelajaran bagi orang tua masa kini. Sudah dulu, saya lagi ngapalin karakter Mobile Legends, biar gak ada generation gap sama si Shaqil.

Tuesday, September 25, 2018

Jajal Lensa Meike di Suki Time


Dua Minggu lalu, teman saya meminjami saya lensa. Lensa manual. Sepertinya ini pertama kali saya pake lensa manual. Lah iya orang cuma punya lensa kit doang :))))). Awalnya saya pikir namanya Meke. Setelah lihat-lihat review, blog dan YouTube, tenyata namanya Meike. Tanpa Amalia.

Lensa ini memiliki bukaan lebar, di F/1.7 35mm. Gak ngerti lah pokoknya di dusnya tulisannya kaya gitu. Begitu lensa di tangan, langsung saya pasang di body kamera XA-2 saya. Utak atik kaya orang sok bener.

Beres pdkt di kandang, saya bawa lensa ini main ke luar. Suki Time Express di Transmart jadi pilihan. Berikut ini beberapa hasilnya.


Shaqil Hikaru
Nunggu makanan

Hidungku berasap

Aku bete sama kamu

PANASSSSSSS
Yin Yang



Sekian, semoga suka. Terima kasih. Jangan lupa follow instagram saya @ganganjanuar

Monday, September 24, 2018

FPL Gameweek 6: Serba Keliru


Gameweek 6 ini saya punya dua transfer gratis. Tapi, melihat skuat yang nampaknya baik-baik aja, bingung juga mau beli siapa. Di sisi lain, kalau tidak dipakai sayang juga karena tak bisa diakumulasi. Akhirnya saya beli Raul Jimenez dan Ryan Fraser.

Saat pemilihan pemain untuk starting XI, saya keliru lebih memilih Fraser dibanding Jimenez. Dasar pemikiran saya dangkal, Fraser lawan Burnley, sedangkan Jimenez lawan MU. Hasilnya dua poin untuk Fraser dan 5 poin Jimenez ada di bangku cadangan.



Kalau ditilik, perolehan poin di tiap posisi tak terlalu buruk. Hanya Vertonghen, Schurrle dan Wilson yang berpoin minim. Sisanya oke. Lumayan. Kesalahan saya ada di pemilihan kapten. Sudah betul kapten di tangan Aguero malah saya pindah ke Mane.

Klasemen gameweek ini suram. Panah merah dimana-mana. Gameweek depan trio Liverpool saya ketemu duo Chelsea. Berat.

Thursday, September 20, 2018

4 Podcast Layak Dengar


Belakangan ini, bertambah satu media hiburan saya. Setelah alunan lagu-lagu di Spotify, Bermacam video di YouTube, kadang-kadang mendengar siaran radio, sekarang ada Podcast di Soundcloud (dan Spotify juga). Menyinggung YouTube dan radio, ada satu keunggulan podcast dibanding dua media tersebut. Diadu dengan YouTube, Podcast punya keunggulan bisa didengarkan sambil melakukan aktifitas lain semisal menyetir atau bekerja, dengan catatan bekerja dibelakang meja, bukan di lapangan.

Kalau begitu, apa unggulnya podcast atas radio? radio pun bisa dinikmati sambil diselingi aktifitas lain. Kelebihannya, podcast bisa memilih kapan ingin mendengarkan siapa.

Di Indonesia, podcast bisa dibilang baru. Pelopornya mungkin Podcast Awal Minggu milik Adriano Qalbi, si Bapak Podcast Indonesia. Sekarang banyak podcaster-podcaster bermunculan dengan beragam tema yang dibawa Sepakbola, keluarga, agama, kuliah, dll.

Diantara sekian banyak podcast, di bawah ini beberapa yang rutin saya dengarkan.

1. Curhat BaBu (Ario Pratomo & Nucha Bachri)
Podcast keluarga. Sampai blog ini tayang, sudah belasan episode mengudara. Membahas keuangan, perselingkuhan, dll. Cocok didengarkan oleh suami, istri, ayah, ibu, calon suami, calon istri, calon ayah, calon ibu.

  2. Box2Box Podcast (Pangeran Siahaan, Tio Prasetyo, Justinus Lhaksana)
Podcast Sepakbola nomor 1 di Indonesia. Begitu mereka mendeskripsikan diri. Setelah saya dengarkan episode demi episode, tak salah memang mereka merasa nomor satu. Nilai plus, Box2Box hadir dua kali seminggu.

  3. 30 Days Of Lunch (Ario Pratomo & Fellexandro Ruby)
Adriano Qalbi sudah mendapat  julukan sebagai bapak podcast Indonesia. Julukan lain harus seger disiapkan untuk Ario Pratomo dalam dunia per-podcast-an ini untuk konsistensinya. Setelah sukses dengan Curhat BaBu bersama sang Istri, Ario hadir pula di 30 Days Of Lunch bareng Ruby. Sebuah podcast dengan konsep yang ciamik, yakni obrolan di sela-sela makan siang.

  4. Podcast Awal Minggu (Adriano Qalbi)
Ada yang salah jika mengakhiri tulisan ini tanpa memasukkan PAM. Podcast ini buat saya sudah sampai tahap pasti di dengerin walaupun bahasannya lagi kurang menarik. Nah Loh :D

  Mengingat tren podcast yang sedang menggila, daftar ini sepertinya akan dengan cepat bertambah. Suka dengerin podcast juga? Dengerin siapa?

Tuesday, September 18, 2018

,

FPL Gameweek 5: Panah Merah



Setelah libur akibat jeda internasional dan Uefa Nation League, EPL berlanjut dengan memainkan gameweek 5. Tim FPL saya, tak ada aktifitas transfer di gameweek ini. Hanya penyesuaian formasi. Mengganti 4-5-1 menjadi 4-4-2. Callum Wilson menemani Kun Aguero di lini depan.

Minggu ini, trio Liverpool tak segarang biasanya. Alisson, Robertson, dan Mane tanpa son total hamya mendulang 6 poin. Memble. Pun dengan Marcos Alonso. Bek yang baru mendapat debut di timmas Spanyol ini hanya dapat dua poin saja, hasil dari nir gol, nir asis, gagal nir bobol, ditambah kartu kuning. Syuram.

Sang kapten, Aguero, tak mengecewakan tapi tak juga bikin bangga. Sumbangan satu asis berbuah 14 poin. Yang tak diduga, Eden Hazard menggila. Sempat masuk daftar jual, kapten timnas Belgia terus menunjukkan tren positif. Teranyar adalah torehan trigol nya ke gawang Cardiff. Saya dan jutaan manajer kapten non Hazard pasti memiliki komentar seragam, "coba kapten Hazard". Template.



Total 53 poin, sudah tentu klasemen menukik. Untungnya masih ada beberapa yang bertahan di puncak. Siap menyongsong gameweek 6 dengan dua free transfer di tangan. Semoga tepat guna.

Search

Popular Posts

Archives

Follow by Email